Cari Blog Ini

Rabu, 07 Desember 2011

Mahasiswa dan Proses Pendewasaan


Dalam proses pendewasaannya seorang mahasiswa sering kali dihadapkan dengan perubahan-perubahan sosial dan kebudayaan yang ada disekelilingnya, namun disamping itu seorang mahasiswa memiliki posisi dan peranan yang strategis serta sangat essensial dalam sebuah proses perubahan social dan kebudayaan itu sendiri. Seorang mahasiswa juga sebagai transformator nilai-nilai dari pergerakan generasi-generasi terdahulu ke generasi-generasi berikutnya. Dan merintis perubahan dalam rangka dinamisasi kedewasaan berpikir, bersikap dalam kehidupan untuk modernization peradaban-peradaban yang sedang berjalan/berkembang.

jika kita percaya bahwa masa kini adalah merupakan sebuah proses dari masa lalu yang mendapat pengaruh dari cita-cita masa depan, maka kedudukan serta peranan seorang mahasiswa sebagai transformator nilai-nilai kebudayaan serta inovator dari perkembangan jaman yang kian berorientasi ke masa depan lebih jelas, bahwa mahasiswa harus menjadi mobilitation, pembakar semangat, pendobrak yang hidup dalam nilai-nilai idealisme, dan membangun subkultur serta berani memperjuangkannya.

Sebagai bagian dari intelektual community, generasi penerus bangsa, agent of change, agent of modernization, mahasiswa menduduki posisi yang strategis serta esensial dalam keterlibatannya untuk melakukan rekayasa sosial menuju independensi masyarakat, dalam aspek ekonomi, politik, sosial dan budaya. Dalam posisinya seorang mahasiswa yang dianggab sebagai komunitas intelektual muda, dan juga dipandang sebagai salah satu kunci penentu dalam transformasi nilai-nilai kebudayaan untuk menuju keadilan social serta kemakmuran bangsa. Di samping itu masih ada lagi dua kelompok strategis lainnya yang ikut andil serta mempunyai peranan yang esensial dalam mentransformasikan nilai-nilai kebudayaan yaitu, kaum/para agamawan dan masyarakat sipil (Madani) yang mempunyai kesadaran kritis dan juga peran serta atas situasi sosial yang sedang berlangsung dalam kehidupan mereka saat ini.

Posisi seorang mahasiswa secara sederhana dapat di gambarkan sebagai sosok seseorang yang barada di tengah-tengah level. Ketika mahasiswa berperan di masyarakat meka menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri, di kalangan intelektual seorang mahasiswa juga dianggap berada diantara mereka. Dengan kata lain keberadaan mereka (mahasiswa) berada di tengah-tengah level, apapun yang di lakukan oleh mahasiswa dalam keikut sertaannya untuk merekayasa serta menstranformasikan kebudayaan mempunyai nilai strategis dan esensial dalam proses pendewasaan serta perubahan social yang terjadi dilingkungan sekitarnya.

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.
ADIFAH 2220 © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute