Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label kitab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kitab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Februari 2011

Al-Qur'an, Orientalisme

Belum lama ini aqidah Umat Islam diserang lagi. Kali ini sasarannya, (lagi-lagi) kitab suci Al-Qur'an. Tidak mengherankan, sebab di antara kitab-kitab suci, Al-Qur'an merupakan satu-satunya yang dengan tegas menyatakan dirinya bersih dari keraguan (laa rayba fiihi), dijamin keseluruhannya (wa innaa lahuu la-haafizhuun), dan tiada tandingannya. Lebih dari itu, Al-Qur'an ibarat kompas pedoman arah dan penunjuk jalan, laksana obor penerang dalam kegelapan.

Yang membuat kalangan non-Muslim (khususnya "orientalis-missionaris" Yahudi dan Kristen) geram sekaligus hasad (dengki) adalah fakta bahwa dalam soal yang satu ini pun--yakni tentang keaslian, kebenaran dan kemukjizatan Al-Qur'an sebagai Kalaamullah-seluruh Umat Islam sepakat dan sependapat dari dulu sampai sekarang, dari Maroko sampai Merauke. Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an, orang Yahudi dan Kristen memang tak akan pernah berhenti, dengan segala macam cara, mempengaruhi Umat Islam agar mengikuti langkah mereka.

Mereka ingin Umat Islam melakukan apa yang mereka lakukan : menggugat, mempersoalkan ataupun mengutak-atik yang sudah jelas dan mapan, sehingga timbul keraguan terhadap yang sah dan benar.

Untuk memberi kesan seolah-olah obyektif dan autoritatif, orientalis-missionaris ini biasanya "berkedok" sebagai pakar (scholars/expert) dalam bahasa, sejarah, agama dan kebudayaan Timur, baik yang 'jauh' (Far Eastern, seperti Jepang, Cina dan India) maupun yang 'dekat' (Near Estern, seperti Persia, Mesir, dan Arabia).

Diberdayakan oleh Blogger.
ADIFAH 2220 © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute